RESENSI NOVEL
I.
Judul Novel : Merah
II.
Pengarang :
Agnes Jessica
III.
Penerbit : Pustaka Hermon
IV.
Tahun Terbit : -
V.
Kota
Terbit : Jakarta
VI.
Tebal Buku :
446 halaman.
VII.
ISBN : 979-3755-09-1
VIII.
Pokok-pokok Novel :
A. Ringkasan :
Novel Merah ini menceritakan
tentang seorang gadis remaja bernama Petra. Dalam menjalani kehidupan
sehari-harinya, ia selalu dibanding-bandingkan oleh kedua orangtuanya dengan
kedua kakaknya, Joana yang parasnya begitu molek dan Helen yang pintar. Hal
tersebut menjadikan dirinya bersikap seperti seorang pembangkang kepada
orang-tuannya.
Suatu hari, seorang
pendeta bernama Yohanes diundang makan ke rumah keluarga Petra untuk mendoakan
keberhasilan sekaligus perpisahan kedua kakak Petra, Joana yang ditawarkan
menjadi model di Jakarta dan Helen yang memperoleh beasiswa penuh kuliah di
Amerika. Malam itu juga merupakan awal perubahan
menjadi lebih baik bagi Petra karena Petra merasakan kasih sayang tulus, yang
tidak pernah dia rasakan dari keluarganya dari sosok seorang pendeta, yakni
pendeta Yohanes.
Setelah lulus SMA,
Petra memutuskan untuk pergi ke Jakarta dan mengejar impiannya untuk menjadi
orang yang berguna bagi semua orang untuk membuktikan bahwa dirinya bukanlah
orang yang tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah sampai di Jakarta petra memulai
hidupnya. Dia bekerja sebagai sekretaris pada salah satu anak dari keluarga terkaya
di Jakarta pemilik broadcast terbesar
di Indonesia, Starindo Televisi yang bernama Nathan. Seiring berjalannya waktu,
Petra mengetahui bahwa Nathan bosnya menyukai dirinya dan diapun memiliki
perasaan yang sama. Akan tetapi latar-belakang keluarganya, kebiasaan buruk
Nathan dan perbedaan pandangan atau kepercayaan terhadap Tuhan yang berbeda
membuat Petra berani memutuskan untuk menolak permintaan Nathan untuk
berpacaran, bahkan Petra berani memutuskan untuk berhenti bekerja kepada
Nathan.
Penolakan dan
pengunduran diri Petra ternyata membuat Nathan menutup segala peluang bagi
Petra untuk mendapatkan pekerjaan baru di Jakarta, sehingga setiap kali ia
melamar selalu ditolak. Begitu banyak kesulitan tidak membuat dia menyerah.
Memang benar selalu ada jalan jika kita mau berusaha. Petra akhirnya
mendapatkan pekerjaan baru dan dengan beribu masalah yang ia temui dalam
pekerjaan barunya, akhirnya ia berhasil dan apa yang ia cita-citakan untuk
membantu orang-orang susah dapat terkabulkan.
Selain kehidupan
keluarga dan karir Petra, pada novel ini juga diceritakan kisah percintaan yang
begitu menarik. Akhir dari cerita ini yaitu Petra menikah dengan Nathan setelah
mengaku atau percaya bahwa di dunia ada Kuasa yang tak bisa dilampaui, yakni
Tuhan.
A.
Keunggulan :
Cerita ini memberikan
pesan moral yang baik bagi pembaca, dimana tersirat bahwa selalu ada jalan
keluar jika kita melakukan sesuatu dengan suka dan sungguh-sungguh. Selain itu
bagi pembaca yang percaya pada Tuhan juga memberikan nilai tambah untuk melihat
bagaimana Tuhan berkarya bagi kehidupan manusia. Bahwa Tuhan punya rencana dan
semuanya itu indah pada waktu yang telah ditetapkanNya. Asalkan manusia jangan
pernah menyerah dan patah semangat untuk terus berusaha dan percaya akan janji
Tuhan.
Penyajian cerita oleh
penulis begitu menarik dan tidak mudah ditebak membuat pembaca tidak pernah
merasa bosan dan sangat berantusias untuk membaca terus-menerus tanpa berhenti.
A.
Kelemahan :
Untuk
penyajian ceritanya, menurut kami sudah sangat baik. Akan tetapi ada beberapa
kesalahann redaksionalnya bahkan tahun terbitpun tidak dimuat. Pencetakan novel inipun menggunakan kertas buram yang
mungkin bisa menurunkan minat bagi pembaca-pembaca tertentu.
saran :
saran :
Novel ini sangat bagus dan bisa dibaca untuk kalangan remaja dan muda-mudi :)
-
-
0 komentar:
Posting Komentar